ID
UnduhUnduh

Pada usia berapa anak mulai belajar berbohong

Redaksi Miqo · 2 sumber

Untuk berbohong, anak perlu dua kemampuan

Berbohong terlihat sederhana sampai kamu menguraikannya. Pertama, anak perlu menyadari bahwa kamu punya gambaran sendiri tentang apa yang terjadi, dan gambaran itu bisa berbeda dari miliknya. Lalu, ia perlu menahan kebenaran agar tidak terucap ketika kebenaran itu sudah ingin keluar. Psikolog menyebut kemampuan pertama teori pikiran, dan yang kedua kontrol inhibisi.

Kedua kemampuan ini matang dalam rentang waktu yang kurang lebih sama, antara usia dua dan empat tahun. Itu sebabnya kebohongan mulai muncul saat itu: bukan karena anak menjadi buruk, melainkan karena ia sudah cukup matang.

~30%berbohong pada usia 2-3 tahun
~80%berbohong pada usia 4-5 tahun

Para peneliti mengujinya lewat eksperimen sederhana. Anak didudukkan membelakangi sebuah mainan dan diminta tidak mengintip saat orang dewasa keluar. Hampir semua anak mengintip. Perbedaannya terlihat dari jawaban setelah itu: pada usia 2-3 tahun, sebagian besar mengaku; mendekati usia 5 tahun, hanya sebagian kecil yang mengaku. Persentasenya berbeda dari satu kelompok ke kelompok lain, tetapi polanya sama di mana-mana.

Mengapa kebohongan anak mudah sekali terbongkar

Berbohong baru setengah dari tugasnya. Setelah itu, anak perlu menghindari agar tidak ketahuan, dan itu adalah keterampilan yang berbeda. Balita bersikeras bahwa ia tidak mengintip, lalu langsung menyebutkan mainan yang hanya mungkin ia lihat dengan mengintip. Orang dewasa segera menangkapnya, dan anak itu sungguh-sungguh tidak memahami bagaimana kamu bisa mengetahuinya.

  1. 2-3 tahunKebohongan pertama. Bertahan sampai pertanyaan lanjutan pertama.
  2. 4 tahunHampir semua anak berbohong, tetapi ceritanya berantakan saat diperiksa detailnya.
  3. 7-8 tahunKebohongan menjadi runtut: anak mengingat apa yang sudah ia katakan.

Ada hal yang mengejutkan. Anak-anak yang mulai berbohong lebih awal rata-rata sedikit lebih baik dalam tugas yang melibatkan perhatian dan kontrol diri. Berbohong ternyata merupakan tanda pikiran yang sedang matang, bukan karakter yang buruk. Hubungannya tergolong sedang, jadi jangan gunakan hal ini untuk menilai seorang anak secara individual.

Lanjutkan membaca di aplikasi Miqo

Masih ada 1 menit bacaan, lalu kuis di akhir. Temukan di “Psikologi → Masa kanak-kanak”

Kode QR untuk mengunduh aplikasi Miqo

Arahkan kamera ponsel ke sini untuk membuka App Store atau Google Play.

Sumber

  1. Eksperimen mengintip oleh Victoria Talwar dan Kang Lee pada 2000-an. Persentase anak yang berbohong berbeda-beda dalam berbagai penelitian
  2. yang konsisten adalah kisaran besarnya, bukan angka pastinya