ID
UnduhUnduh

Mengapa Kita Masih Belum Menemukan Alien

Redaksi Miqo · 2 sumber

Apa pertentangannya

Di galaksi kita saja ada ratusan miliar bintang, sebagian besar memiliki planet, dan beberapa di antaranya memiliki kondisi yang mirip dengan Bumi. Usia galaksi cukup tua sehingga peradaban yang muncul 1 juta tahun lebih awal daripada kita semestinya sudah punya waktu untuk menyebar sangat jauh.

Namun, selama puluhan tahun pencarian, belum ditemukan satu pun sinyal yang terkonfirmasi. Dari sinilah muncul pertanyaan yang konon diajukan seorang fisikawan saat makan siang: jika mereka begitu banyak, di mana semuanya?

Penjelasan utama

Penjelasan pertama adalah yang paling mengkhawatirkan. Jika tahap sulit itu sudah kita lewati, misalnya kemunculan kehidupan itu sendiri, kita beruntung. Jika tahap itu masih di depan, berarti peradaban biasanya gagal melewati suatu tahap, dan kita baru sedang mendekatinya.

Tidak adanya penemuan adalah data, tetapi data yang lemah. Kita baru mendengarkan sebagian sangat kecil dari langit, dalam rentang frekuensi yang sempit dan selama waktu yang sangat singkat menurut ukuran kosmis.

Skala pencarian kita memang masih kecil. Perbandingan yang sering digunakan: ini seperti mengambil segelas air dari laut, tidak menemukan ikan di dalamnya, lalu menyimpulkan bahwa tidak ada ikan. Terlalu dini untuk menyatakan bahwa mereka tidak ada.

Ada juga catatan teknis. Sinyal radio kita sendiri menjadi lebih lemah dan lebih terarah selama beberapa dekade terakhir: siaran analog telah beralih ke siaran digital dan satelit. Mungkin peradaban hanya ramai dalam waktu singkat, lalu menjadi sunyi.

Kini pencarian beralih dari sinyal radio ke hal lain: jejak teknologi di atmosfer planet-planet yang jauh, sumber cahaya yang tidak biasa, dan tanda-tanda ketidakseimbangan kimia. Prosesnya lebih lama, tetapi tidak mengharuskan siapa pun sengaja mengirimkan sinyal kepada kita.

Uji dirimu1 / 2

Apa pertentangannya?

Sumber

  1. Pertanyaan tentang pertentangan antara kemungkinan bahwa kehidupan tersebar luas dan tidak adanya jejak yang dapat diamati dirumuskan pada pertengahan abad ke-20
  2. penjelasannya mencakup hipotesis saringan besar, kelangkaan kondisi yang diperlukan, dan sulitnya mendeteksi peradaban

Selanjutnya di seri “Kehidupan di Alam Semesta”

2 artikel lengkap di situs, 3 lagi di aplikasi

Semua artikel

3 artikel lagi dari seri ini ada di aplikasi

Artikel-artikelnya ada di “Antariksa → Kehidupan di Alam Semesta”. Gratis.

Kuis · 12 pertanyaanSeberapa kenal kamu dengan “Kehidupan di Alam Semesta”?