Uji dengan penolakan
"Tidak" diterima sebagai jawaban. Hubungan kalian setelah penolakan tetap sama seperti sebelumnya.
"Tidak" memicu sikap diam, teguran, atau pengingat tentang seberapa banyak yang sudah dilakukan untukmu.
Bentuknya tetap bisa sangat sopan. "Kalau tidak merepotkan" atau "sebenarnya aku tidak pernah mau meminta, tapi..." Keduanya terdengar seperti permintaan, tetapi sama sekali tidak menyisakan ruang untuk menolak.
Ada juga permintaan yang jawabannya sudah disiapkan: "Kamu toh lewat sana." Di sini, lawan bicara sudah menutup kemungkinan keberatan sejak awal, sehingga menolak bukan sekadar berkata tidak, melainkan juga harus menjelaskan alasannya.
Seperti apa bunyinya
Bisa ambil pesanannya? Kamu toh lewat sana.
Hari ini aku tidak bisa. Aku lewat rute lain.
Ya sudah. Waktu itu aku sampai melintasi seluruh kota demi kamu.
Di kalimat itulah permintaan berubah menjadi catatan utang.
Penting diingat, tuntutan tidak selalu merupakan manipulasi. Kadang tuntutan adalah bagian yang wajar dari suatu peran: dari atasan, dokter, atau aturan rumah. Masalah dimulai ketika tuntutan disamarkan sebagai permintaan, sehingga penolakan terlihat sebagai kesalahanmu.
Ada baiknya kamu juga memeriksa diri sendiri. Permintaan yang sejak awal sudah mengandung rasa kesal jika ditolak bekerja dengan cara yang sama: lawan bicara bisa merasakannya dan menyetujui bukan karena ingin, melainkan agar tidak perlu menghadapi akibatnya.
Permintaan yang baik biasanya lebih singkat daripada yang buruk. Isinya spesifik dan jelas menyisakan jalan keluar: apa yang kamu butuhkan, kapan tenggatnya, dan apa yang terjadi jika tidak bisa dilakukan - ketiganya disampaikan dengan jelas.
Lanjutkan membaca di aplikasi Miqo
Masih ada 1 menit bacaan, lalu kuis di akhir. Temukan di “Psikologi → Batas pribadi”
Arahkan kamera ponsel ke sini untuk membuka App Store atau Google Play.
Sumber
- Pembedaan antara permintaan dan tuntutan berdasarkan respons terhadap penolakan dibahas dalam pendekatan komunikasi tanpa kekerasan dan literatur tentang batasan pribadi. Tuntutan tersembunyi dalam bentuk permintaan dipandang sebagai sumber kekesalan yang menumpuk dalam hubungan
- kriterianya adalah apakah penolakan dapat diterima tanpa konsekuensi